Kalau baru mulai usaha, saran saya jangan langsung mikir usaha besar dulu, hu.
Mulai dari yang sederhana: suhu bisa apa, orang yang suhu kenal butuh apa, dan modal yang suhu siap keluarkan berapa.
Satu hal lagi, kalau mau mulai usaha jangan cuma hitung untungnya, tapi hitung juga kalau rugi, suhu masih sanggup sampai berapa. Misalnya suhu punya modal 10 juta, bukan berarti semuanya harus dipakai. Tentukan dulu: “Kalau ternyata usaha ini gagal, saya rela kehilangan maksimal berapa?”
Bisa saja jawabannya 1 juta, 2 juta, atau 3 juta. Nah, mulai dari batas itu.
Jadi kalau gagal, hidup sehari-hari, tabungan penting, dan kebutuhan keluarga tidak ikut terganggu. Usaha memang ada risiko rugi. Yang penting bukan menghindari risiko sama sekali, tapi membatasi kerugian supaya kita masih bisa belajar dan mencoba lagi.
Coba dari kecil dulu, hu. Jangan langsung stok banyak atau keluar modal besar. Tes dulu, apakah ada orang yang benar-benar mau beli atau pakai jasa suhu.
Kalau ternyata jalan, baru pelan-pelan dibesarkan.
Yang penting sih menurut saya di awal bukan langsung untung besar, tapi belajar jualan, ngatur uang, dan ngerti pelanggan.
Kalau mau, coba cerita suhu sekarang kerja di bidang apa, punya keahlian apa, dan kira-kira tertarik usaha apa. Siapa tahu kita-kita disini bisa pikirin bareng.
Salam kenal hu!