Satu lagi tante.. Miracle leaf atau di Indonesia dikenal dengan cocor bebek.
Tanaman ini bisa dibuat obat untuk banyak macam masalah..
Nah.. Saya ada cerita tentang tanaman ini..
Boleh percaya boleh tidak, sebetulnya tanaman ini berwarna warni bagus sekali seperti pelangi. Tetapi saya lihat di internet tidak ada satupun foto yang memperlihatkan warna tanaman ini seperti yang saya lihat dan foto ( sayang fotonya udah ga ada karena memang lama banget saya fotonya ) di pelataran belakang hotel di luwuk, sulawesi di mana saya menginap yang merupakan tanah didekat laut. Jadi pelatarannya ini terbuat dari urukan tanah yang disemen. Tanaman ini waktu saya ambil dan foto kecil kecil sekali namun berwarna warni. Tanaman ini tumbuh liar dipelataran hotel dan tidak disiram sama sekali. Hanya di siram oleh hujan.
Saya bersusah payah membawa tanaman ini keliling sulawesi sebelum akhirnya saya tanam di rumah

TAPI...
ternyata setelah saya rawat dan tumbuh besar daunnya beranak pinak banyak dipinggir daunnya dan HANYA berwarna hijau

tidak berwarna warni.. ( seperti banyak foto yang beredar di internet ) sedangkan tiap dua bulan sekali saya ke luwuk nginap di hotel yang sama, tanaman liar yang ada disana sampe terakhir saya kesana tetap berwarna warni. Entah apakah tanaman ini suka dengan hawa panas yang menyengat dan air asin seperti bonsai santigi ( saya baru tau setelah terakhir ini mempelajari bonsai, tapi waktu itu saya ga ada pikiran ke air asin / laut) ataukah justru keadaan kering karena tidak disiram memicu reaksi alam dari tanaman ini untuk mengeluarkan warna. Saya sendiri tidak paham, tetapi dulu sempat saya tidak urus karena hanya saya tanam di pelataran tanah didepan rumah ternyata sampai tanaman ini matipun tidak mengeluarkan warna apapun, hanya hijau saja

. Mungkinkah succulent suka air asin atau kondisi panas yang menyengat seperti keadaan normal di pinggir laut ?
Sekian cerita ga penting dari saya barangkali tante suhu
@Tania0769 bisa menjelaskannya
